Mengapa Jendela Ilmu Baca Buku Harus Diterapkan Sejak Dini?


Mengapa Jendela Ilmu Baca Buku Harus Diterapkan Sejak Dini?

Pernahkah Anda mendengar pepatah yang mengatakan bahwa “buku adalah jendela ilmu”? Pepatah tersebut sangatlah benar. Buku merupakan sumber pengetahuan yang tak tergantikan. Membaca buku dapat membuka pikiran dan memperkaya pengetahuan seseorang. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menerapkan kebiasaan membaca buku sejak dini.

Mengapa jendela ilmu baca buku harus diterapkan sejak dini? Menurut Dr. Seuss, seorang penulis terkenal, “the more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you’ll go.” Dengan membaca buku sejak dini, anak-anak akan terbiasa dengan dunia literasi dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan imajinasi, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. Dominic Wyse, seorang ahli pendidikan dari University College London, membaca buku sejak dini dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis anak-anak. Wyse juga menambahkan bahwa kebiasaan membaca buku sejak dini dapat membantu anak-anak dalam mengekspresikan diri dan meningkatkan keterampilan berbahasa.

Selain itu, Prof. Maryanne Wolf, seorang neurosaintis dari UCLA Graduate School of Education and Information Studies, juga menyatakan bahwa membaca buku sejak dini dapat membantu dalam perkembangan otak anak. Wolf menekankan bahwa membaca buku membantu dalam membentuk struktur otak yang penting untuk kemampuan berpikir dan belajar.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mengapa jendela ilmu baca buku harus diterapkan sejak dini sangatlah penting. Kebiasaan membaca buku sejak dini akan membawa banyak manfaat bagi perkembangan anak, baik secara kognitif maupun emosional. Oleh karena itu, mari kita mulai menerapkan kebiasaan membaca buku sejak dini agar anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas dan berpengetahuan luas.